Ramadhan oh Ramadhan

Selamat iedul fitri 1436 H by efullama 170715 27Rmd1436HMenangislah untuk RAMADHAN yang akan hilang

Teman,  marilah kita menangis,
Jika itu bisa melapangkan gundah yang mengganjal sanubari.
Bahwa Ramadhan sudah bergegas di akhir hitungan.
Dan tadarus Quran kita tak juga beranjak khatam.
Jika itu adalah ungkapan penyesalan.
Jika itu merupakan awal tekad uuntuk menyempurnakan tarawih dan Qiyamul lail kita yang centang perenang

Menangislah,
Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir.
Bahwa kita adalah hamba Allah yang lalai lagi terlena.
Yang berdoa sejak 2 bulan sebelum Ramadhan,
yang berlatih puasa semenjak Rajab,
yang rajin mengikuti tarhib Ramadhan,
tapi sampai puasa mendekati akhir masih juga menggunjing kekhilafan teman,
masih juga tak bisa menahan ucapan dari kesia-siaan,
tak juga menambah ibadah sunah,
bahkan hampir terlewat menunaikan yang wajib

Menangislah, lebih keras
Allah tak menjanjikan apa-apa untuk Ramadhan tahun depan,
apakah kita masih disertakan?
sedangkan Ramadhan sekarang cuma tersisa hitungan hari.
Tak ada yang dapat menjamin usia kita sampai untuk Ramadhan besok,
sedang Ramadhan ini tersia-siakan.
Menangislah untuk Ramadhan yang kan hilang…

Menangislah,
Untuk dosa-dosa yang belum terampuni,
tapi kita masih juga menambah dengan dosa baru…

Menangislah,
Dan tuntaskan semuanya di sini, malam ini.
Karena besok waktu akan bergerak makin cepat,
Ramadhan semakin berlari.
Dan lembar Quran menunggu untuk dikhatamkan.
Dan lembar rupiah menunggu untuk disalurkan melalui infaq dan zakat.
Dan malam menunggu dihiasi sholat tambahan.

Sekarang, atau (mungkin) tidak (ada lagi) sama sekali…

(Sumber g+ Take me to Madinah )

.

┏┉⌣̊..┈┈┈┈┈┈┈┈┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶┄✽̶⌣̊✽̶ ┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓

.

Rabb, Maaf, Kami masih sibuk

Rabb, maaf, kami sibuk dengan mudik kami, hingga kami lengah mengisi Ramadhan-Mu yang hendak berakhir ini. Kami sibuk mempersiapkan lebaran kami, sehingga tak sadar bisa jadi ini Ramadhan terakhir kami.
Rabb, maaf, kami jauh lebih sibuk untuk merenovasi rumah kami, hingga kami lupa memperbaiki ibadah kami. Kami sangat sibuk menghias halaman dan ruang tamu kami, hingga kami lupa untuk menghias hati kami.
Rabb, maaf, THR dan belanjaan lebih kami khawatirkan ketimbang ampunan-Mu. Makanan dan pakaian lebih kami prioritaskan ketimbang taqarrub pada-Mu.
Rabb, maaf, sesekali kami memanh menyentuh Al Qur’an kami, tetapi tetap saja tak sebanding dengan intensnya hubungan kami smartphone dan televisi kami.
Rabb, maaf, iming-iming pahala yang berlipat tak menggugah hati kami dalam sedekah. Kami lebih takut kekurangan uang untuk mudik dan liburan, ketimbang rasa takut pada peluang pahala besar yang hendak hilang.
Rabb, maaf, kami tak pernah menangisi Ramadhanmu yang hendak pergi meninggalkan kami. Karena pikiran kami tersita untuk menikmati lebaran yang terasa lebih menyenangkan bagi kami.

Rabb, maaf, Ramadhan-Mu kami telantarkan. Padahal ini kesempatan dari-Mu untuk meninggikan derajat kami, menghapus dosa-dosa kami, mengasah kepekaan sosial kami, menghias jiwa kami.
Rabb, tolong, ampuni kami. Jika ini Ramadhan terakhir kami, semoga ibadah kami yang tak seberapa itu Engkau terima, semoga dosa kami yang menggunung itu Engkau ampuni.

.
Aamiin
.
(Renungan untuk diri, Putri Dwi Haryanti)
.

.

┏┉⌣̊..┈┈┈┈┈┈┈┈┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶┄✽̶⌣̊✽̶ ┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓

.

PESAN AKHIR RAMADHAN

Bergulirnya waktu tak terasa telah menghantarkan kita di pengujung bulan suci Ramadhan. Tamu agung itu kini akan berpamitan meninggalkan kita dengan sejuta pelajaran dan kebaikan sebagai hadiah terbaik bagi kita semua. Deraian air mata kerinduan karena perpisahan dengan tamu agung ini dirasakan oleh umat Islam di seluruh dunia, sebagaimana para sahabat meneteskan air mata kesedihan karena takut tidak bisa bertemu kembali dengannya.
Andai Ramadhan bisa berpesan pada kita, maka inilah yang mungkin akan disampaikannya:

Pesan pertama: setelah aku pergi, jangan kau lupakan aku (puasa) karena aku akan datang kembali menghampirimu selama 6 hari di bulan Syawal itu tiada lain agar aku dan kamu senantiasa dekat, aku akan lebih dekat lagi ketika kau melaksanakan puasa Senin dan Kamis, atau puasa ayyâmul baidh (tanggal 13,14, dan 15 setiap bulan qamariyah), puasa Arafah, puasa Asyura, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan puasa Daud (sehari berpuasa sehari berbuka). Itu semua tiada lain agar kau selalu mengingatku, sehingga aku pasti menunggumu di pintu ar Rayyân.

Pesan kedua: setelah aku pergi, jangan kau biarkan kitab suci Alquran bersampulkan debu, buatlah jadwal agar kamu bisa tetap membacanya seperti sediakala ketika aku ada bersamamu.

Ketahuilah bahwa Alquran itu salah satu gizi hatimu, dan Alquran merupakan salah satu yang dapat memberimu syafaat kelak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

Puasa dan Alquran itu akan memberikan syafa’at kepada hamba di hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Sedangkan Alquran akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Maka Allah SWT Memperkenankan keduanya memberikan syafa’at.” (HR Imam Ahmad dan Ath-Thabrani).

Pesan ketiga: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan shalat malam walaupun kamu sanggup hanya melakukan beberapa rakaat saja, sungguh shalat malam mampu mendekatkanmu dengan Raja-ku.

Pesan keempat: setelah aku pergi, jangan kau tinggalkan kebaikan-kebaikan yang sudah kamu lakukan di saat aku ada di sisimu, ketahuilah bahwasanya Raja-ku senantiasa mencintai satu amalan kebaikan yang dilakukan tanpa henti walaupun itu sedikit. Sebagaimana sebuah hadis dari ’Aisyah RA, beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” (HR Muslim).

Pesan kelima: saat aku pergi, duhai kasihku Muslimah jangan kau lepaskan kembali jilbabmu, karena di situ kehormatan dan kemuliaanmu terjaga, jangan kau memakainya karena aku, tapi pakailah ia karena Raja ku.

Pesan terakhir: Kun Rabbâniyyan walâ takun Ramadhâniyyan, jadilah kau insan yang senantiasa beribadah kepada Allah, jangan kau beribadah hanya dibulan Ramadhan saja, karena sungguh Allah itu Tuhan di seluruh waktu.

Wallahu A’lam
Ya Allah ya Tuhan kami, pertemukanlah kami kembali dengan bulan-Mu yang suci ini, bulan Ramadhan, bulan dengan segala kemuliaannya. Jangan biarkan kami melupakannya, ingatkanlah kami saat kami lupa…
Ya Allah ya Robb, Terimalah segala amal ibadah kami, bersihkanlah diri kami dari segala noda dosa, berikanlah kami kemenangan Ramadhan. Kami takut Engkau tidak menerima amal ibadah kami, kami takut Ya Allah akan segala siksaMu.
Jika waktunya nanti, kami mohon kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang bertakwa kepadaMu, bersama orang-orang yang Engkau ridhoi…
Ya Allah Yang Maha Pengampun, Tuhan yang maha penerima segala do’a, ampunilah kami dan kabulkanlah do’a dan permohonan kami ini
Robbana aatina fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah waqina ‘azaabannaar…

Semoga bermanfaat…

(Post Sahabat g+ Nadya Putri Lestari )

.

┏┉⌣̊..┈┈┈┈┈┈┈┈┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶┄✽̶⌣̊✽̶ ┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓

.

Ucapan Selamat Hari Raya IEDUL FITRI

Air tak selalu jernih, begitu juga ucapanku
Kapas tak selalu putih, begitu juga hatiku

Langit tak selalu biru, begitu juga hidupku
Jalan tak selalu lurus, begitu juga langkahku

Jika Maaf itu bisa terucap hari ini
Untuk Apa menunggu hari raya tiba?
Sedangkan hembusan Napas pun
Kita tak pernah tau kapan akan berhenti…
maka dari itu ku ingin Mohon Maaf atas
Kesalahan Kekhilafan maupun
Perbuatan yang sengaja ataupun tidak sengaja..
yang membuat sakit hati kalian..

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul Fitri datang
Sebelum Operator sibuk
Sebelum SMS pending
Sebelum BBM pending
Sebelum Paketan Habis

Dengan ini saya mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H

Taqoballahu Minna wa Minkum

Siyaa Mana Wasiyaa Makum

Minal Aidin wal Faidin

Mohon Maaf Lahir dan Batin

efullama & Keluarga

.

┏┉⌣̊..┈┈┈┈┈┈┈┈┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶┄✽̶⌣̊✽̶ ┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓

.

TAQOBBALALLOOHU MINNA WAMINKUM

Oleh BIMBO

Kumandangnya takbir mulai bergema
Selesailah sudah puasa kita
Wajahpun berseri penuh gembira
Esok lebaran tiba

Shalat led bersama di pagi hari
Amatlah khidmatnya sepenuh hati
Bersatulah kami di dalam do’a
Tuhan ampuni kami

Taqobbalalloohu Minna Waminkum
Siyaa Mana Wasiyaa Makum
Minal Aidin Walfaidzin
Maafkan Lahir dan Bathin

Taqobbalalloohu Minna Waminkum
Siyaa Mana Wasiyaa Makum
Terimalah puasa kami
Sucikan lahir dan Bathin

Mudiknya Lebaran dimana-mana
Pulang ke kampung amatlah bermakna
Meskipun jauh ditempuh juga
Jangan paksakan diri

Makanlah ketupat rasanya nikmat
Bermaaf-maafan bersihkan dosa
Janganlah lupakan yang tidak mampu
Agar semua gembira..

.

Klik di sini untuk ucapan dan musik Gema Takbiran

.

Arti Kata Nama Efullama

Categories: 1 Syawal 1436 H, Gema Takbiran, Lagu Bimbo, Lagu Islami, Lirik lagu Bimbo, Menangislah untuk Ramadhan yang akan hilang, Pesan akhir Ramadhan, Ramadhan, Selamat hari raya Iedul Fitri, Selamat Lebaran, Takbiran Iedul Fitri, TAQOBBALALLOOHU MINNA WAMINKUM, ucapan lebaran unik, Ucapan selamat hari raya, Ucapan Takbiran Hari Raya, Ya Allah maafkanlah diriu | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: